Lailatul Qadar dan Upaya Silaturahmi Sosial.
Lailatul Qadar sebagai Upaya Silaturahmi Sosial
Di sepertiga akhir Ramadhan, merupakan momentum penting untuk merenungi diri, keluarga dan masyarakat. Ada beberapa renungan kami yang ingin saya sampaikan ke publik, semoga kita bersama-sama bisa memaknai Ramadhan tahun ini:
1. Ramadhan kali ini merupakan momentum kita bangkit dari resesi global. Peristiwa pandemi beberapa tahun terakhir menjadi hambatan yang luar biasa bagi masyarakat di lintas negara. Semuanya terpukul karena pandemi, ada korban meninggal, sakit parah, hingga hantaman ekonomi yang luar biasa. Namun, semuanya InsyanAllah ada hikmahnya, ada peristiwa-peristiwa yang menjadikan kita harus merenungi esensi kita sebagai manusia.
2. Bahwa, Ramadhan kali ini merupakan peristiwa penting bagi manusia Indonesia untuk bangkit kembali dari ketertinggalan. Ekononomi sudah mulai bangkit, sektor pariwisata sudah menggeliat, hingga sektor-sektor industri dan UMKM juga sudah mulai menunjukkan kebangkitan. Ini momentum berharga agar menjadikan Ramadhan kita juga kuat secara ekonomi, politik, Pendidikan dan juga spiritual.
3. Di ujung Ramadhan, peristiwa penting yang perlu kita resapi dan rasakan kenikmatannya yakni lailatul Qadar. Penting bagi kita semua untuk menjadikan lailatul Qadar sebagai momentum merenungi diri yang paling terdalam, menambah kualitas ibadah kita. Juga, untuk menjadikan lailatul Qadar sebagai ruang silaturahmi bagi kita semua, sesama manusia yang saling tolong menolong dan menguatkan.
4. Bagi sesama saudara saya di Jambi, lailatul Qadar dan sepertiga akhir Ramadhan merupakan kesempatan penting bagi kita untuk bersama-sama silaturahmi, menguatkan ikatan sosial dan persaudaraan, serta sekaligus memberikan makna penting bagi ibadah kita dengan berkontribusi bagi sesama.
#Salam,
*Mohd Indrawan Husairi*
- Keluarga Besar Pondok Pesantren As'ad Jambi,
- Spri Kiai Said Aqil Siroj (2015-2019),
- Bendahara Pimpinan Pusat Pagar Nusa (2015-2017, 2017-2022).


Komentar
Posting Komentar